4/22/2010

Di Facebook Kini Bisa Berbagi, Pakai, Edit Dokumen



Microsoft menggelontorkan situs sharing dokumen bernama Docs.com yang bekerja sama dengan Facebook.

Dilansir melalui PC Magazine, Kamis (22/4/2010), Docs.com memungkinkan pengguna berbagi, pakai, dan edit dokumen dari layanan online, atau mendownload dokumen tersebut untuk mendapatkan pengalaman mengedit yang menyenangkan di Word.




Aplikasi ini hampir mirip dengan teknologi Web Apps Office 2010, hanya saja medianya kini ditempatkan di Facebook. Untuk menggunakannya, pengguna diharuskan mengakses akun Facebook pribadinya terlebih dahulu. Baru kemudian mereka bisa melihat dokumen yang dimiliki teman dalam jaringannya.

"App Facebook buatan FUSE Labs yang bernama Docs ini juga tersedia di situs resmi Docs.com," ujar staf Microsoft Lili Cheng, melalui sebuah dokumen yang tersimpan di situs tersebut.

App ini, lanjut Lili, dibentuk berdasarkan Microsoft Office 2010. Docs App memungkinkan pengguna Facebook membuat, berbagi, mengedit dan mendownload dokumen langsung dari akun Facebook pemilik dokumen, dengan menggunakan Office tools yang telah lebih dulu mereka kenal.

Saat ini, situs Docs.com masih dalam format beta dan baru akan diluncurkan secara resmi dalam beberapa bulan ke depan.

"Selama masih dalam format beta, kami tetap memperbolehkan pengguna untuk membuat dan mengupload dokumen mereka sendiri. Silakan bergabung dalam 'daftar tunggu' kami dan kami akan memberitahukan fitur-fitur yang dapat anda gunakan di Docs.com," tulis Microsoft dalam situs tersebut. ReadMore...

2014, Data Mobile Bakal Capai 40 Exabyte



Cisco mengumumkan hasil riset Cisco Visual Networking Index (VNI) mengenai prediksi lalu-lintas data mobile global untuk tahun 2009 hingga 2014.

Riset ini menunjukkan bahwa lalu lintas data mobile secara global akan mencapai 3,6 exabyte per bulan atau 40 exabyte per tahun di tahun 2014. Angka tersebut setara dengan peningkatan 39 kali lipat dari tahun 2009 hingga 2014, atau tingkat pertumbuhan gabungan tahunan sebesar 108 persen.

Dua tren global utama yaitu semakin bertambahnya perangkat mobile dan konsumsi mobile video yang meluas menjadi pemicu dari peningkatan lalu-lintas data mobile. Di tahun 2014 akan ada lebih dari 5 miliar perangkat personal dan semakin banyak aplikasi antar perangkat yang terhubung ke jaringan mobile.



Hasil studi memprediksi bahwa konten mobile video akan mencakup 66 persen dari keseluruhan lalu-lintas data di tahun 2014, berarti meningkat 66 kali lipat dari tahun 2009 hingga 2014. Konten mobile video adalah aplikasi dengan pertumbuhan tertinggi dibandingkan dengan aplikasi lain yang tercatat di Cisco VNI Global Mobile Data Forecast.

“Lalu-lintas data mobile tumbuh lebih cepat lebih dari yang diperkirakan pada lima tahun lalu,” kata Sanjay Rohatgi, Managing Director Cisco Indonesia, melalui keterangan resminya, Kamis (22/4/2010).

“Penggunaan smartphone, netbook, pembaca elektronik dan kamera video yang kontennya siap ditayangkan melalui Internet serta aplikasi antar perangkat seperti eHealth monitoring dan sistem pelacakan aset, terus meningkatkan permintaan akan jaringan mobile. Terlepas dari kemerosotan ekonomi, permintaan akan layanan mobile tetap tinggi sehingga operator telekomunikasi menghadapi tantangan sekaligus peluang bagi,” tambahnya. ReadMore...

1/18/2010

Gempa & Tsunami Dahsyat Berpotensi Terjadi Lagi di Sumatera


Indonesia pernah mengalami gempa dan tsunami dahsyat di Aceh dan sekitarnya. Gempa dan tsunami serupa yang menewaskan banyak orang seperti peristiwa 26 Desember 2004 itu bisa terjadi lagi di Sumatera. Dan kota Padang yang baru diguncang gempa tahun lalu, sebagai garis bidiknya.

Demikian peringatan yang disampaikan tim ahli seismologi seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/1/2010). Peringatan itu dituangkan dalam surat untuk jurnal Nature Geoscience.

Tim ini dipimpin oleh ilmuwan terkemuka John McCloskey, profesor di Institut Riset Sains Lingkungan Hidup di Universitas Ulster, Irlandia Utara. McCloskey terkenal sejak prediksi gempa Sumatera yang cukup akurat di tahun 2005.

Dikatakan tim itu, bahaya tersebut berasal dari dari penumpukan tekanan yang terus-menerus dalam dua abad terakhir di belahan parit Sunda (Sunda Trench), salah satu zona gempa paling mengerikan di dunia, yang berlangsung paralel ke pantai Sumatera bagian barat.

"Ancaman gempa penyebab tsunami yang dahsyat dengan skala kekuatan lebih dari 8,5 di tambalan Mentawai tidak berkurang.... Ada potensi timbulnya korban jiwa sebesar tsunami Samudera Hindia tahun 2004," demikian peringatan tersebut.

Tidak disebutkan kapan waktu kejadian tersebut. Namun dengan jelas diingatkan bahaya untuk Padang, kota dengan 850 ribu jiwa penduduk yang terletak di wilayah yang berisiko tersebut.

"Ancaman untuk peristiwa itu adalah jelas dan kebutuhan untuk aksi mendesak sangatlah tinggi," demikian peringatan para ahli seismologi tersebut.

Lebih dari 220 ribu orang tewas dalam bencana tsunami 26 Desember 2004 saat gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter mengguncang parit Sunda bagian Utara.

Pada Maret 2005 lalu, McCloskey telah mengingatkan bahwa gempa yang terjadi pada 26 Desember 2004 tersebut telah menciptakan tekanan utama di bagian yang berdempetan dari kecacatan di sebelah Selatan. Dikatakannya, getaran di wilayah gempa dengan kekuatan 8,5 Skala Richter dengan kapasitas yang mampu menciptakan tsunami akan terjadi dan mengingatkan pemerintah setempat untuk bersiap-siap.

Prediksi McCloskey terbukti kebenarannya dalam dua minggu. Pada 28 Maret 2005, gempa dengan kekuatan 8,6 Skala Richter menerjang Pulau Simeulue dan menciptakan tsunami setinggi 3 meter.

Kini tim McCloskey mengingatkan pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah guna menyiapkan diri terhadap risiko gempa bumi berikutnya di Padang usai gempa dahsyat di Padang pada 30 September 2009.

"Penting sekali bahwa pemerintah Indonesia dengan bantuan komunitas internasional dan organisasi-organisasi nonpemerintah, memastikan bahwa mereka menuntaskan upaya bantuan dan pembangunan tahan gempa usai gempa bumi ini, dan bekerja sama dengan rakyat Padang untuk membantu mereka menyiapkan diri untuk gempa berikutnya," pungkas mereka.



ReadMore...

1/01/2010

SELAMAT TAHUN BARU 2010 BAGI SEMUA...SMG KITA MENJADI LEBIH BAIK DI TAHUN INI...



ReadMore...


Kini, akses internet bisa dibilang telah menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari. Dengan internet, tak hanya memudahkan aktivitas, tetapi juga memungkinkan orang untuk bersosialisasi.

Berbagai media memungkinkan kita untuk bersosialisasi di dunia maya, mulai dari menggunakan e-mail, jejaring Facebook, Twitter, dan juga menyalurkan hobi wanita, yakni berbelanja.

Bila hingga kini Anda masih bingung memilih akses internet yang paling tepat, cobalah dulu mengidentifikasi kebutuhan dan kebiasaan berselancar Anda di dunia maya. Dari situ nantinya Anda bisa menentukan akses internet yang tepat.

Saluran Mobile Broadband (3G)
Saluran ini cocok bagi pengguna yang butuh koneksi internet secara mobile (berpindah-pindah). Koneksi ini memiliki kecepatan download antara 153 kilobit per detik (Kbps) hingga 3 megabit per detik (Mbps). Dengan kecepatan itu, Anda memerlukan beberapa menit untuk mengunduh foto berukuran 1 megabita.

Saluran ini digunakan bersama-sama, maka bila dalam satu lokasi BTS yang sama terdapat banyak pelanggan yang online, maka saluran ini akan terasa lebih lamban. Tak hanya itu, bila Anda pergi ke suatu daerah yang belum dijangkau oleh operator selular Anda, otomatis Anda tak akan bisa terhubung ke internet.

Saluran DSL (Digital Subscriber Line)
DSL paling pas bagi Anda gemar berseluncur di internet dan sesekali memeriksa e-mail. Jika kecepatan 768 kilobit per detik masih dirasa terlalu lama, DSL juga menyediakan koneksi yang memiliki kecepatan hingga 3 megabit per detik (Mbps).

Namun, dengan kecepatan 768 kbps, Anda sudah bisa mengunduh satu foto berukuran 1 megabita (MB), dalam waktu sekitar 10 detik. Yang musti diingat, karena DSL bekerja melalui kawat tembaga saluran telepon, maka bila telepon mengalami masalah, koneksi internet pun juga ikut bermasalah.

Saluran Kabel
Akses internet melalui kabel cocok bagi pengguna yang harus sering menggunakan e-mail, sering mengunduh musik atau atau melihat streaming video.

Dengan kecepatan 6 Mbps, saluran ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh foto berukuran satu MB hanya dalam 1,5 detik. Yang perlu diketahui, akses kabel ini dipakai dengan berbagi dengan pengguna lain, sehingga saat jam sibuk, kecepatannya bisa juga menurun.

Serat Optik
Serat optik paling pas digunakan oleh Anda yang sering berbagi foto dan video secara online dalam jumlah besar. Termasuk mengunduh atau mengunggah
video atau foto dalam jumlah besar.

Dengan kecepatan koneksi 15 Mbps, Anda bisa mengunduh foto berukuran tiga megabita selama 1,6 detik. Serat optik ini diperuntukkan untuk industri dan tidak selalu tersedia



ReadMore...

12/25/2009

Windows 7 dan Harddisk SATA 1TB, Bentrok


Dengan semakin banyaknya pengguna yang memasang sistem operasi Windows terbaru di komputernya, permasalahan yang belum pernah diketahui sebelumnya mulai bermunculan.

Meski telah diujicoba oleh 8 juta beta tester, Microsoft belum mampu mereplikasikan seluruh skenario dalam dunia nyata yang mampu menyebabkan gangguan pada Windows 7.

Masalah terbaru yang ditemukan oleh produsen software terbesar tersebut adalah bahwa sistem operasi penerus Windows Vista itu tidak dapat bekerjasama dengan baik dengan harddisk SATA berkapasitas besar.


Microsoft menyebutkan bahwa pengguna mungkin akan mengalami pesan error di Windows 7 saat mereka akan kembali menggunakan komputer mereka setelah ditinggal idle.

“Pesan error muncul saat komputer yang menjalankan Windows 7 atau Windows Server 2008 R2 di harddisk SATA berkapasitas besar, misalnya 1GB,” kata juru bicara Microsoft dalam pernyataannya yang VIVAnews kutip dari Softpedia, 25 Desember 2009.

“Jika Anda menyuruh komputer Anda masuk ke status Sleep atau Hibernate lalu kemudian Anda coba kembali aktifkan, pesan itu akan muncul,” ucap juru bicara Microsoft.

Microsoft telah menemukan sumber masalah itu dan menghadirkan hotfix untuk didownload lewat situs Microsoft Support. Akan tetapi, berhubung perbaikan hanya ditujukan bagi pengguna yang mengalami masalah tersebut. Pengguna yang tidak mendapati masalah, sebaiknya menunggu update resmi dari Microsoft, misalnya dalam bentuk Service Pack 1.

“Saat Anda me-resume komputer, driver harddisk SATA butuh harddisk tersebut untuk siap dalam waktu 10 detik,” kata Microsoft. “Akan tetapi, harddisk SATA berkapasitas lega membutuhkan waktu lebih dari 10 detik. Dalam kasus ini, terjadi operation time out,” jelas Microsoft.



ReadMore...

1/10/2009

Antena Wajan...??


Sulit dipercaya, wajan dan paralon bisa dijadikan sebagai pemancar internet. Namun, belum lama ini, tiga siswa kelas dua Sekolah Menengah Pertama Alam Ciganjur, Jakarta Selatan, telah membuktikannya. Bayangkan, hanya bermodalkan wajan penggorengan bekas, paralon dan kabel, mereka merancangnya menjadi antena penangkap sinyal internet dengan pohon kelapa sebagai menaranya.




Di atas pohon kelapa itu terdapat rangkaian sebagai antena yang boleh percaya boleh tidak digunakan sebagai akses internet. Ide tentang antena wajan yang diberi nama Wajanbolic itu diketahui siswa Sekolah Alam saat mengakses internet. Bermodalkan kemauan, dirakitlah sebuah wajan, pipa paralon yang dilapisi kertas aluminium foil itu lantas dihubungkan dengan sebuah kabel ke komputer.

Selama proses perakitan Aldan dibantu kedua temannya. Mereka juga mendapat bimbingan dari pakar teknologi informasi kerakyatan, Onno W. Purbo dan Stefen Yauwanta. Maka, antene penangkap sinyal internet kreasi siswa Sekolah Alam itu tercipta. Dengan menggunakan antena wajan, biaya pemakaian internet akan jadi jauh lebih murah. Bahkan, kemungkinan untuk membuat internet jadi gratis bukan sesuatu hal yang mustahil.

Kecepatan akses internet menggunakan antena wajan tak berbeda dengan antena biasa. Namun, kendala yang ditemui ketika seseorang menggunakannya adalah keterbatasan panjang kabel untuk menghubungkan antena dengan komputer. Nah, ide tentang antena wajan itu memang cukup menginspirasi. Apalagi, memanfaatkan barang bekas dengan maksimal.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV) Baca berita sebenarnya.

"Kalau semua pakai antena wajan ini, mungkin internet di Indonesia akan lebih murah :d."
ReadMore...